
Trump bertemu dengan pimpinan pabrikan mobil tersebut di Detroit dimana kota tersebut menjadi tempat pabrik mobil. Pertemuan tersebut juga membicarakan soal tenaga kerja.
Dilansir Nikkei, Selasa (21/3/2017), ia juga berjanji untuk meninjau kembali aturan soal regulasi efisiensi bahan bakar yang ketat pada saat era Barack Obama.
Pada saat menjabat Obama berniat untuk mengurangi pemanasan global. Aturan tersebut mengharuskan para produsen mobil untuk menambah efisiensinya menjadi 50 persen atau lebih pada tahun 2025.
Sementara Trump memandang skeptis terhadap perubahan iklim. Peninjauan kembali terhadap regulasi tersebut akan berpengaruh terhadap produsen mobil asal AS karena dalam usaha mengejar para produsen Jepang mengembangkan mobil yang bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Sebagai imbalannya, Trump meminta para produsen tersebut membangun pabriknya di AS. (dry/lth)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar